Setahun berlalu, namun hari itu masih saja melekat di pikirannya dengan jelas.
Hari dimana seseorang yang begitu dia cintai berpulang ke hadapan Sang Pencipta.
Hari itu, waktu yang biasanya berjalan cepat, mendadak berhenti baginya.
Rumahnya yang awalnnya tenang jadi ramai dipenuhi orang - orang.
Pertanyaan "Apakah ini sungguhan?" memenuhi isi kepalanya dari pagi.
Hingga melihat sosok yang ia peluk setiap malam tertidur lelap di peristirahatan terakhir.
Ia akhirnya tersadar, bahwa sosok yang ia cintai telah pergi untuk selamanya.
Air matanya mengalir semalaman, pikirannya dipenuhi penyesalan.
Sampai detik ini ia masih terus belajar menerima semua apa yang Tuhan gariskan di hidupnya.
Ia terus melangkah maju meskipun kadang ia berhenti sebentar.
Sembari menunggu pertemuan abadi dengan sosok yang ia cintai suatu hari nanti.